Unit ini berisi tentang uraian pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang dibutuhkan dalam melaksanakan teknik analisis kimia kualitatif dan kuantitatif secara konvensional (titrasi, gravimetri, dsb) dan instrumentasi.g
Kulit jadi yang disimpan dalam ruang penyimpanan/gudang dalam jangka waktu yang lama semakin lama akan menumpuk, ditumbuhi jamur, timbul bau yang tidak sedap, terjadi lipatan, warna yang tidak rata dan berpotensi kulit rusak. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan lebih optimal kulit sapi khususnya artikel kulit sepatu bagian atas (upper shoes) sapi stok lama dengan menggunakan tek…
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penyamakan alternatif ramah lingkungan dengan menggunakan bahan Silika-Alumina. Penelitian dilakukan dengan bahan baku kulit pikle kemudian dilakukan tanning dengan menggunakan Si-Al dengan variasi A(2%Si dan 2%Al), B (3%Si dan 3%Al), C (4%Si dan 4% Al), D (8% Si), E (8%Al). pH akhir penyamakan dibuat dibawah 4,5. Hasil menunjukkan terjadinya ken…
Kandungan gugus hidroksil (–OH) yang tinggi pada bahan penyamak nabati menyebabkan kulit hasil samak nabati bersifat hidrofilik. Sifat hidrofilik dari kulit samak nabati mengakibatkan kulit lebih mudah menyerap air sehingga kotoran yang terbawa air dapat menempel di permukaan kulit tersebut. Untuk meminimalisir kemungkinan tersebut, perlu dilakukan suatu upaya untuk mengubah sifat permukaan k…
Pembatasan emisi formaldehida pada kulit tersamak glutaraldehida merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Hal tersebut mengingat gluataraldehida dapat terdekomposisi dalam beberapa kondisi dan menghasilkan formaldehida yang karsinogenik. Regulasi secara global menetapkan kadar formaldehida yang diperbolehkan dalam kulit hanya 20-300 ppm (tergantung artikel kulit). Penggunaan bio scavenger…
Industri penyamakan kulit adalah salah satu industri yang cukup banyak ditemukan di masyarakat. Kegiatan utama dalam industri ini berupa proses pengawetan kulit binatang dengan menggunakan berbagai bahan kimia sehingga kulit tersebut dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan produk fashion dan kerajinan. Proses penyamakan kulit akan menghasilkan berbagai limbah organik maupun anorganik, ter…
Salah satu alasan industri penyamakan kulit disebut sebagai “waste basket industry” adalah penggunaan bahan penyamak krom yang bersifat toksik bagi lingkungan dan kesehatan, terutama akibat perubahan Cr(III) menjadi Cr(VI). Alternatif proses penyamakan yang ramah lingkungan dapat dilakukan dengan bahan penyamak nabati. Melimpahnya gugus hidroksil (-OH) dari kulit samak nabati mengakibatkan …
Industri penyamakan kulit adalah salah satu industri yang cukup banyak ditemukan di masyarakat. Kegiatan utama dalam industri ini berupa proses pengawetan kulit binatang dengan menggunakan berbagai bahan kimia sehingga kulit tersebut dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan produk fashion dan kerajinan. Proses penyamakan kulit akan menghasilkan berbagai limbah organik maupun anorganik, ter…
Dewasa ini, faktor lingkungan merupakan faktor yang sangat diperhatikan pada proses penyamakan kulit, khususnya dari sisi penggunaan bahan kimia. Bahan kimia menjadi pemegang kunci keberhasilan tiap tahapan proses penyamakan kulit. Proses fiksasi merupakan salah satu proses yang penting dalam penyamakan kulit karena pada proses fiksasi terjadi pembentukan ikatan antara protein kulit de…
The tanning of goat skin as leather product raw material was conducted in this research. The tanning agent used was mimosa containing polyphenol to reduce the using of chromium in tanning process. Silica-based volcanic ash-silver were attached on the vegetable tanned skin to inhibit the growth of bacteria as a result of the abundance of hydroxyl groups (OH) on it. The results showed that…