Perpustakaan PATKY

Perpustakaan Politeknik ATK Yogyakarta

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

PEMANFAATAN LIMBAH INDUSTRI FILET IKAN NILA UNTUK DIVERSIFIKASI INDUSTRI PENYAMAKAN KULIT MENGGUNAKAN BAHAN PENYAMAK GAMBIR

Heru Budi Susanto - Nama Orang; Swatika Juhana - Nama Orang;

Penelitian ini bertujuan untuk penganekaragaman industri penyamakan kulit dengan
bahan baku kulit ikan nila yang merupakan limbah industri filet ikan. Metode penyamakannya menggunakan Gambir sebagai produk ramah lingkungan dan banyak
dihasilkan di dalam negeri. Ketersediaan gambir cukup banyak, hal ini terlihat dari luas
tanaman gambir Sumatera Barat ±19.575 ha dengan total produksi 7.582,00 ton yang
terpusat pada Kabupaten Limapuluh kota dan Kabupaten Pesisir Selatan. Sekitar 80% pasar ekspor komoditi gambir dunia berasal dari Indonesia dan 80% ekspor gambir dari Indonesia dipasok oleh Provinsi Sumatera Barat (Data Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Barat, 2020). Sementara ketersediaan kulit ikan Nila tiap harinya sangat melimpah, misalnya pada PT Aquafarm Semarang sebanyak 1600 kg perhari. Rajah kulit ikan nila sangat khas dan indah karena memiliki bekas sisik yang teratur dan unik. Metode yang digunakan adalah Kulit ikan nila awet garam diproses secara konvensional sampai proses pikling, kemudian diproses pretanning, dengan variasi pretaning menggunakan bahan penyamak Krom, Aluminium, Glutaraldehid dan Sintan,
masing masing sebanyak 4% kemudian disamak menggunakan Gambir dengan variasi
penggunaan Gambir 25%, 30%, 35% hingga selesai. Pengujian dilakukan untuk parameter uji, fisis dilakukan sesuai parameter pada ISO/TR 20879:2007, Performance requirement for components for footwear-Upper-Men's town Footwear dan uji suhu kerut, sedangkan untuk uji kimawi meliputi uji Kadar Air, Kadar Lemak/Minyak, Kadar zat larut dalam air, Kadar abu tak larut, Kadar Zat Kulit Mentah, Kadar Tanin Terikat, Derajat Penyamakan dan kadar Nitrogen. Dari penelitian ini didiperoreh hasil yaitu variasi dengan kode H adalah yang terbaik.


Ketersediaan
#
Ruang Karya Ilmiah 88 PD 2023 c.1
PD23000088
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
88 PD 2023 c.1
Penerbit
Yogyakarta : Politeknik ATK., 2023
Deskripsi Fisik
20 halaman, 30 cm, bibli. hal 18
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Informasi Lainnya
Artikel
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan PATKY
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?